ADSENSE

CARA MEMASANG IKLAN ADSENSE DI WORDPRESS DAN OPTIMASINYA

AdSense Wordpress.jpg

Cara Memasang Iklan AdSense Di WordPress Dan Optimasinya – Iklan AdSense merupakan salah satu asset yang paling berharga bagi pebisnis AdS online yang memanfaatkan trafik blog untuk mendulang rezeki di dunia maya. Tidak mudah untuk mendapatkan provit dari bisnis ini, melainkan harus bisa me-manage blognya dengan baik untuk mendapatkan trafik yang bagus supaya penghasilannya maksimal.

Selain harus merencanakan blog dengan baik, optimalisasi penempatan iklan juga diperlukan karena ini sangat menentukan pendapatan. Apabila hal ini dilakukan dengan sempurna maka dipastikan bisa mendorong pendapatan tanpa harus berlama-lama dengan catatan trafiknya selalu tinggi.

Bagaimana cara pengoptimalan iklan ?

Penulis sebelumnya pernah kesulitan mengatasi penempatan iklan yang optimal karena selalu saja mendapatkan penghasilan yang kecil dibawah Rp.500 dalam sehari, padahal trafik bisa mencapai 1000 Page view (Pv). Tentunya hal tersebut sangat membingungkan sehingga penulis mulai meragukan keberadaan iklan dalam situs itu bisa menghasilkan uang yang besar karena hasilnya memang tidak sebanding dengan jumlah trafik yang didapatkan.

Baca : Prediksi Ukuran Iklan Adsense Terlaris Yang Paling Sering Menghasilkan Uang

Penulis mulai memahami bahwa ada kesalahan dalam pengoptimalan iklan setelah melihat latensi iklan yang sangat kecil pada laporan bulanan (monthly report) AdSense yang terkait dengan situs. Ada beberapa unit iklan yang tidak menghasilkan sepeserpun setelah sebulan terpasang diantaranya adalah iklan tautan dan page level ads.

Seperti yang telah kita ketahui bahwa tampilan iklan dalam bisnis AdS online dengan menggunakan website atau blog sebagai medianya itu terbagi menjadi dua dunia yaitu di perangkat Mobile dan Desktop. Walaupun sudah menggunakan template yang responsive, namun hal ini bukan suatu keberuntungan malah sebaliknya bisa saja menjadi permasalahan.

Coba sobat perhatikan kalau memasang ukuran iklan tertentu semisal banner ukuran 720×90, mungkin kalau di PC tidak akan terlihat ada masalah dengan banner ini, namun ketika dibuka di perangkat mobile maka dia akan terpotong karena iklan ini tidak bisa menyesuaikan dengan ukuran layar melainkan akan tetap sesuai aslinya sehingga iklan yang tampil hanya saparo.

Hal tersebut di atas akan menjadi permasalahan serius dan bisa memicu adanya pelanggaran kebijakan penempatan iklan karena ada bagian iklan yang tertutup layar sehingga iklan tidak terlihat sempurna seakan terkesan memanipulasi iklan. Pada kebijakan penempatan iklan disebutkan : “buatlah iklan terlihat seperti iklan… “., poin inilah yang harus kita perhatikan ketika memasang iklan pada tempat yang kurang strategis atau tidak mendukung layout iklan.

Perhatikan Gambar di bawah ini :

iklan tertutup layar.jpg

Gambar 1. Contoh iklan yang tertutup layar

Terlihat pada gambar 1 hampir separo bidang iklan tertutup, sehingga sangat memicu adanya pelanggaran kebijakan penempatan iklan, sebaiknya sobat segera mengatasinya. Selain banner ukuran 720×90 kejadian tersebut juga bisa menimpa banner ukuran 336×280 yang sangat berpotensi menghasilkan pendapatan.

Ukuran ideal untuk iklan versi mobile adalah yang memiliki lebar maksimal 300 px, sepertinya iklan yang memiliki lebar lebih dari itu akan terpotong, karena pada umumnya iklan dengan lebar 300 px masih bisa tampil sempurna di semua device versi mobile.

Baca : Optimasi Iklan Adsense Ukuran 320×100 Pada Situs Seluler Agar Meningkatkan Earning [Saran Dari Tim Adsense]

Mas, bagaimana caranya supaya banner dengan lebar lebih dari 300 px tetap bisa dipasang di halaman situs atau blog ?

Apabila sobat ingin memanfaatkan banner dengan ukuran lebih dari 300 px, maka harus memblokir iklan tersebut supaya tidak tampil di versi mobile. Untuk mengatasi hal ini penulis menggunakan plugin Ad Inserter yang memiliki beberapa fitur unggulan untuk mengolah iklan pada situs WordPress.

Plugin Ad Inserter.jpg

Gambar 1. Plugin Ad Inserter

Plugin ini bereputasi bagus karena memiliki puluhan ribu pengguna aktif, silahkan unduh lewat dasbor WordPressnya masing-masing. Disarankan kapasitas virtual memory pada hosting yang digunakan minimal 1 GB supaya stabil.

Bagaimana Cara memasang iklan AdSense di WordPress dengan menggunakan plugin Ad Inserter ?

Setelah terpasang dengan benar silahkan aktifkan plugin tersebut dan mulailah melakukan pengaturan layout iklan. Dengan plugin ini, iklan bisa di tempatkan dalam artikel sesuai dengan kebutuhan. Silahkan tempatkan iklan pada posisi yang tepat seperti yang telah dibahas pada artikel sebelumnya.

Baca : Tips Memasang Iklan Adsense Terbaru, Insya Alloh Paten [Hasil Riset]

Apabila trafik masih dibawah 1000 Pv, maka pasang saja tiga banner didalam artikel dengan menggunakan unit iklan standar ukuran 300×250 px , 336×280 px dan iklan Native In-Article. Ketiga unit iklan tersebut terbukti memiliki latensi yang sangat bagus sehingga bisa mendorong earning.

Berikut ini adalah panduan menggunakan plugin Ad Inserter :

Langkah Pertama

cara memasang iklan AdSense.jpg

Gambar 2. Setting iklan

Pilih Pengaturan pada dasbor WordPress kemudian pilih Ad Inserter dan akan terbuka jendela plugin seperti yang terlihat pada gambar 2. Deretan kotak yang ditandai dengan nomor 2 adalah navigasi untuk menempatkan kode iklan, silahkan dipilih saja secara berurutan per kotaknya bisa dipasang satu unit iklan. Untuk penempatan banner selanjutya silahkan pilih kotak yang belum terisi, mulai dari kotak nomor 2 hingga 16.

Setelah kode iklan terpasang, selanjutnya lakukan pengaturan tampilan iklan. Lebih jelasnya perhatikan gambar di bawah ini : 

pengaturan penempatan iklan pada Ad Inserter.jpg

Gambar 3. Pengaturan penempatan iklan

Ini merupakan kelanjutan dari gambar 2, untuk mengatur posisi iklan mulailah dari langkah nomor 3 dengan memilih lokasi iklan kemudian diikuti langkah nomor 4 dan nomor 5. Langkah nomor 6 adalah memilih paragraf untuk penempatan iklan sesuai dengan kebutuhan. Sedangkan langkah nomor 7 untuk menentukan di-device mana saja iklan ditampilkan, jika disemua device maka ceklis ketiganya. Terakhir klik Save All Settings (Nomor 8).

Kesimpulan

Terlalu banyak memasang iklan bisa menyebabkan latensinya rendah dan halaman menjadi lemot.

Sebelum memilih plugin sebaiknya periksa dulu visibilitasnya, mulai dari jumlah pengguna aktif, update terakhir dan ulasan penggunanya.

Banner iklan lebih dari 300 px sebaiknya hanya ditampilkan di PC saja, karena kalau ditampilkan di situs versi mobile akan tertutup sebagian.

Posisikan banner iklan ukuran 300×250 px pada bagian atas artikel, untuk iklan Native In-Article pasang ditengah sedangkan banner 336×280 px pasang dekat kolom komentar.

WAJIB DIKETAHUI

Iklan yang tampil pada halaman situs ini sepenuhnya diatur oleh pihak google, kami hanya menyediakan slot kosong. Jadi apabila ada iklan yang kurang berkenan atau menyinggung perasaan anda harap informasikan kepada kami melalui formulir kontak web ini untuk selanjutnya akan kami sampaikan ke pihak Google



7 Comments

7 Comments

  1. Anime Fan Art

    August 3, 2017 at 1:12 am

    Ribet amat di WordPress, lebih mudah pasang diBlogger><Blogspot

  2. mursidi

    December 8, 2017 at 4:36 pm

    Terimakasih banyak…
    ….
    Tapi saya belum terbiasa menggunakan wordpres….
    ..jadi bingung….Hehehe….
    ..oya mas…
    Kalau boleh tahu, di website ini menggunakan script apa yeah, ?
    Kok dibuka menggunakan uc browser masih tampil iklan adsensenya….

    Terimakasih banyak sekali lagi.

    • Usman West Java

      December 8, 2017 at 4:43 pm

      ada pakai script php, mungkin karena pakai plugin juga mas jadi bisa tampil. terima kasih sudah berkunjung

  3. mursidi

    December 9, 2017 at 4:29 am

    Kalau boleh tahu..
    Menggunakan plugin apa, mas ?..

    • Usman West Java

      December 9, 2017 at 4:41 am

      ada yang pakai plugin dan ada yang tidak pakai plugin. Yang saya pakai plugin Adinserter.

  4. mursidi

    December 9, 2017 at 6:34 am

    Terimakasih banyak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

To Top