BLOGGING

BAGAIMANA CARA MEMILIH HOSTING BERKUALITAS?

Bagaimana Cara Memilih Hosting Berkualitas? – Selamat berjumpa lagi sobat, semoga lancar jaya selalu. Pada perbincangan kali ini penulis akan membahas soal hosting untuk sebuah blog dengan tujuan agar sobat bisa lebih cerdas lagi dalam menentukan pilihan hosting yang tepat untuk website atau blog kesayangannya. Selain itu penulis juga akan memberikan senjata yang cukup ampuh untuk membekali sobat dalam memilih hosting berkualitas dan bukan hosting abal-abal.

BACA JUGA : CARA MENJADI BLOGER ABAL-ABAL

Ibarat sebuah tempat tinggal, maka hosting adalah rumahnya dan domain itu sebagai pemiliknya. Rumah yang bagus dan kokoh akan nyaman jika dihuni dan tamu yang datang pun betah berlama-lama di rumah tersebut. Sebaliknya jika rumah tersebut jelek maka kita pun malas untuk menjadi penghuninya apalagi orang lain. Nah, itulah alasan sederhana mengapa kita harus mengetahui cara memilih hosting berkualitas supaya blog kita aman dan nyaman ketika digunakan.

Mungkin masih banyak yang belum mengerti cara memilih hosting berkualitas sehingga blog sering mengalami gangguan koneksi dan reputasinya menurun di index mesin pencari yang akhirnya sobat dilanda kecewa terus merana di ujung cerita karena hostingnya yang tidak berguna akhirnya putus asa dan tidur di atas rel kereta sambil tertawa kayak kuda 😀

Berbekal sebuah pengalaman pribadi yang cukup meresahkan dimana salah satu hosting yang penulis gunakan seringkali mengalami gangguan koneksi atau bahasa sundanya request time out (RTO) ditambah lagi leletnya minta ampun sehingga mengganggu kenyamanan pengunjung, maka penulis ingin mencoba meminimalisir kerugian para pengguna hosting khususnya pemilik web self hosting, jangan sampai ada banyak orang yang bernasib sama dengan yang penulis alami sehingga bisa menimbulkan kerugian secara financial.

Perlunya pengetahuan dasar tentang hosting dan kualitasnya merupakan hal yang wajib bagi seorang blogger terutama para pemula yang ingin blognya dihosting oleh pihak kita sendiri dengan memanfaatkan jasa penyedia hosting. Supaya dapat mengetahui bagaiman cara memilih hosting berkualitas maka alangkah baiknya sobat memiliki senjata yang bisa dibilang ampuh untuk melihat atau memprediksi kualitas dari sebuah hosting.

Cara memilih hosting berkualitas bukan dilihat dari seberapa banyaknya pengguna hosting tersebut dan sebaliknya menentukan hosting yang tidak berkualitas juga tidak bisa dilihat dari jumlah penggunanya yang sedikit. Jadi kita jangan memandang hosting dengan melihat kuantitas penggunanya karena itu cara yang kurang tepat.

Khusus untuk pengguna blogger tidak perlu khawatir karena sudah di hosting dengan hosting berkualitas milik google maka jarang sekali servernya down atau masalah lainnya karena uptime servernya 99,99% . Berbeda dengan website self hosting yang kualitasnya bergantung kepada penyedianya atau tempat dimana kita menyewa hosting dan tidak menjamin 99,99% uptime seperti halnya blogger.

Untuk lebih jelasnya bagaimana cara memilih hosting berkualitas, yok kita langsung ke TKP dan inilah salah satu senjata yang bisa kita gunakan untuk melakukan connection test (ping) dari berbagai negara ke host server . Silahkan sobat ikuti langkah berikut ini :

  1. Masuk ke website host-tracker.com

  2. Masukkan nama domain penyedia hosting pada kolom check > centang Ping> Klik Check . Perhatikan gambar berikut ini :

    cara memilih kualitas hosting

    masukan nama domain disini

  3. Tunggu beberapa saat sampai muncul tabel hasil analisanya. Setelah tabel hasil analisanya keluar maka silahkan lihat Location , Status dan Time yang ada pada tabel hasil analisa untuk mengetahui kuaitas hostingnya. Gambar berikut adalah contoh hasil analisanya :                                                                                                                        

    Cara memilih hosting berkualitas

    Tabel hasil uji koneksi

    Location (1) merupakan wilayah jangkauan hosting tersebut dalam satu negara. Status (2) menerangkan status koneksi ke hosting, biasanya ada tiga keterangan yaitu Good kalau koneksinya bagus, Warning kalau koneksinya lagi mengalami gangguan dan Bad kalau koneksinya lagi error atau tidak terhubung . Time (3) merupakan interval kecepatan transfer data dengan hosting tersebut, makin kecil angka ms-nya berarti akan semakin bagus dan blog kita akan semakin ringan aksesnya. Nah, poin nomor 3 inilah yang paling bisa kita andalkan untuk menjadi angka pembanding dengan penyedia hosting lainnya.

Untuk melakukan perbandingan dengan penyedia hosting lainnya silahkan gunakan juga alamat website client yang menggunakan jasa penyedia hosting tersebut dengan memasukan url-nya ke kolom check seperti pada langkah kedua. Dalam posisi ini hasilnya harus sama (matching) atau tidak jauh berbeda antara hasil analisa time interval (kecepatan transfer data) website client dengan penyedia hostingnya karena website penyedia hosting yang nakal biasanya dihosting dengan kualitas yang baik agar terlihat berkualitas oleh calon client-nya. Oleh karena itu jika hasilnya berbeda maka perlu dipertanyakan kualitas hosting tersebut.

Kesimpulan, jika hasil tes koneksi (connection test) antara website penyedia hosting dengan penggunanya sama maka dipastikan penyedia hosting tersebut jujur dan layak dipertimbangkan dan jangan lupa bandingkan juga kecepatan koneksi ke host servernya dengan beberapa penyedia hosting dengan cara yang sama.



Demikian ulasan cara memilih hosting berkualitas ini semoga sobat bisa lebih berhati-hati lagi dalam memilih hosting berkualitas untuk blognya sehingga tidak kecewa.

8 Comments

8 Comments

  1. Irwin Andriyanto

    Januari 23, 2017 at 2:35 pm

    Wah saya gak terlalu mikirin sampai pengetesan seperti yang Kang Usman lakukan…btw Kang Usman pake hosting dari mana???

    • Usman West Java

      Januari 23, 2017 at 11:54 pm

      uji koneksi secara teknik itu penting mas, soalnya itu senjata utama webmaster untuk mengetahu kualitas hosting. Hosting sangat menetukan masadepan blog kalau hosting yang kita pakai tidak berkualitas maka berpengaruh terhadap visibilitas blog di search engine.usahakan hosting memiliki akses yang bagus dan cepat terutama di negara yang ditargetkan. Saran, mas cari hosting mitra google. saya sendiri lebih percaya karena kalau sudah diberi gelar mitra google maka pastinya bukan hosting yang biasa-biasa saja. saya pakai hosting iix mas untuk penargetan lokal dan pakai hosting usa untuk penargetan internasional.

  2. mas dzul

    Januari 25, 2017 at 12:52 pm

    bagus artikel tentang hostingnya, saya juga punya rencana buat beli hosting tentunya yang pas terjangkau dan berkualitas. teman saya punya yang gradenya hostingnya A+.

  3. Bos Informasi

    Januari 28, 2017 at 7:23 am

    Saya awam sekali gan untuk masalah pilih hosting yang bagus. Soalnya selama ini masih pakai blogger yang notabene anak Google. Saya hanya beli domain saja. Hmhm kira-kira kriteria hosting yang pas itu apa ya harus perhatikan harga, kapasitas penyimpanan dan lain-lain.

    • Usman West Java

      Januari 28, 2017 at 8:15 am

      yang paling penting uji koneksi pak, kalau hasil uji koneksinya buruk meskipun kapasitas penyimpanannya besar ya buat apa. Kalau di hosting google mungkin ya tenang-tenang saja pak, pastinya jarang down server seperti self hosting. Hanya saja kalau ada pelanggaran maka blog langsung dikunci. sedangkan self hosting paling diberi peringatan.

  4. Area Tips

    Februari 6, 2017 at 6:26 am

    Berkaitan dengan koneksi Menurut penjelasan mas diatas. Misalnya nih kalau koneksi cepat tapi kapasitas tidak mendukung untuk menyimpan banyak data. Sementara situs ramai pengunjung. Analisa atau perbahan apa yang wajib segera dilakukan oleh blogger?
    Saya setuju dengan tutorial di atas. Tapi seberapa kuat analisanya mas?

    • Usman West Java

      Februari 7, 2017 at 12:49 pm

      bagi para pengguna self hosting cocok menggunakan paket hosting yang serba unlimited biar bisa bebas menyimpan data. Dengan Uji koneksi secara teknis maka hasilnya dapat diketahui.

  5. Pingback: BIAYA MEMBUAT BLOG [TAHUN 2017] | Blog Mas Usman

Tinggalkan Balasan

To Top